Mengenali Sumber Makanan Penambah Stamina (Bagian I)

0


Jika seorang laki-laki tidak lagi perkasa dan tidak lagi mempunyai kemampuan prima sebagai lelaki, maka hidupnya terasa akan sia-sia. Kesehatan yang prima merupakan syarat mutlak untuk mendapatkan vitalitas. Ada beberapa bahan makanan yang dipercaya ampuh dalam meningkatkan stamina dan vitalitas seseorang.

Di zaman sekarang, ada banyak iklan obat, suplemen, atau ramuan jamu yang dipercaya berfungsi sebagai penambah gairah seksual, atau disebut juga sebagai penambah vitalitas, memperbaiki keperkasaan, dan penambah tenaga ekstra bagi laki-laki. Apakah semaraknya iklan-iklan itu menunjukkan banyaknya laki-laki di Indonesia yang sudah impoten? Untuk menjawab pertanyaan itu memerlukan suatu survey yang cukup teliti dan rumit serta tidak mudah  untuk dijawab.

Kenyataannya, menurut beberapa pengamatan, hampir semua laki-laki pernah mengalami gangguan seks. Hanya saja, kadarnya berbeda-beda untuk setiap orang, ada yang setengah, seperempat, sepersepuluh atau hanya sedikit saja. Ada yang sekali, dua kali, empat kali, berkali-kali atau bahkan untuk selamanya sehingga mengganggu kebahagiaan rumah tangga. Namun, tak sedikit pula penderita impotensi yang sembuh sendiri tanpa harus diobati.
Kemampuan seksual kerap diasosiasikan dengan kejantanan seseorang laki-laki. Anggapan ini sebetulnya tidaklah mengherankan karena secara kodrat, perempuan itu bersifat pasif dan punya sejumlah keterbatasan. Inisiatif memang selalu diharapkan datang dari laki-laki. Sementara, jika seorang laki-laki tidak dilengkapi dengan potensi ereksi yang sempurna, laki-laki itu disebut impoten. Keadaan inilah yang menyebabkan laki-laki dewasa setengah baya sering kalang kabut mencari obat kuat. Mereka mencari mulai dari tanaman gingseng dari Korea sampai tumbuhan Yohimbe dari Afrika, dari ramuan Madura sampai pasak bumi dari Kalimantan.

Selain obat kuat atau obat penambah stamina, sebenarnya yang terpenting adalah keseimbangan dan kecukupan zat gizi yang diperlukan untuk mendapatkan kesehatan fisik dan mental. Hubungan antara zat gizi dan kualitas seksual adalah fakta ilmiah yang tidak diragukan lagi. Makanan  yang mengandung vitamin dan mineral yang tinggi dapat meningkatkan kejantanan seseorang.

Ada beberapa zat gizi yang erat kaitannya dengan keperkasaan atau stamina bagi seks laki-laki atau yang berhubungan dengan fungsi reproduksi dan produksi hormone laki-laki. Zat gizi tersebut, yaitu jenis asam amino L-arginin, vitamin E, vitamin A-palmitat, vitamin B-6, vitamin B-5, fosfor dan Seng Glukonat. Semua zat gizi itu mempunyai beberapa sifat fisiko-kimia yang berhubungan dengan vitalitas dan keperkasaan.

Gizi dan Kemampuan Seksual
Keperkasaan sebetulnya dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain adalah kesehatan fisik, olahraga yang cukup, tidur yang cukup, serta mental dan kemampuan bersikap santai. Kondisi fisik yang prima lebih dipengaruhi oleh keseimbangan zat gizi yang dikonsumsi. Secara umum, bila makanan yang dikonsumsi bermutu tinggi, kesehatan pun akan optimal sehingga kemampuan seksual otomatis dapat diandalkan.

Zat gizi yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan seksual dapat di kelompokkan ke dalam tiga kelompok. Kelompok pertama, vitamin; kelompok kedua:mineral; dan kelompok ketiga: gizi makro, yaitu protein dan zat energy. Namun, tentu saja yang di maksud penambah gairah seksual bukanlah sejenis aprodisiak.

Ada beberapa vitamin yang di yakini dapat meningkatkan kemampuan seksual, yaitu vitamin A, vitamin E dan vitamin B. Vitamin A berperan membantu mengelola testis agar tetap sehat. Vitamin ini juga diperlukan untuk kesehatan membrane mukosa dari organ reproduksi. Testis adalah organ seks yang memproduksi sperma dan hormone testosterone sehingga kesehatan organ harus dijaga agar berproduksi optimal. Sementara, vitamin E dibutuhkan untuk  produksi hormon seks yang normal khususnya kesehatan ovarium dan testis. Selain itu, vitamin E berperan juga dalam melindungi hormone seks dari kerusakan oksidasi karena vitamin E berfungsi juga sebagai antioksidan. Vitamin B, khususnya vitamin B-6 dan vitamin B-1 sangat diperlukan dalam produksi hormon seks. Secara keseluruhan, bersama-sama dengan testosterone vitamin A, vitamin E, vitamin C, dan asam folat (vitamin B) berfungsi dalam produksi sperma.
Mineral yang erat kaitannya dengan kemampuan seksual adalah fosfor.Mineral fosfor sangat di butuhkan untuk menjaga kesehatan syaraf seksual, fungsi otak, serta syaraf pusat. Sementara, mineral seng bermanfaat untuk kesehatan prostat dan produksi hormon bagi kelenjar seksual. Kekurangan seng dapat menyebabkan prostat mengalami malfungsi, kemunduran perkembangan genital dan kelemahan penampilan seksual. Terpenuhinya kebutuhan mineral tersebut dalam menu sehari-hari sangat menentukan kesehatan semua syaraf penting.
Karbohidrat yang berasal dari sereal atau madu, protein yang berasal dari telur dan susu, keju dan sejenisnya merupakan sumber  zat gizi makro yang penting untuk kesehatan seks. Umumnya semua hormone seksual mengandung unsur  protein, begitu pula dengan susunan syaraf yang semuanya mengandung protein. Untuk itu, konsumsi protein yang cukup dan berkualitas akan membantu tersedianya asam amino untuk sintesis hormon. Protein saja tidak cukup, diperlukan juga energi yang tersedia ditingkat sel agar proses metabolismenya berjalan dengan baik. Jadi energi dan protein sangat dibutuhkan untuk kesehatan pada umumnya dan kesehatan seksual khususnya.

lanjut bagian II

Resumed from : Sehat itu Mudah, Wujudkah hidup Sehat dengan makanan tepat, Prof.Dr.Ir. Ali Khomsan & Prof.Dr.Ir. Faisal Anwar

0 komentar: